Wedding Organizer: needed or not ??

hi guys!!

khususnya calon pengantin, sebenernya kita butuh WO ga sih??

pertanyaan itu pasti ada diantara kita calon pengantin. kalau tanya saya sih tergantung budget hehehehe…klasikal sekali jawaban saya ini ya..

tapi memang begitulah kenyataanya, kalo anda orang yang super sibuk dan tidak mempercayakan semuanya dirancang oleh orangtua dan para kroninya (hahaha) maka saya sarankan untuk pake WO, karena tinggal terima jadi aja, kita calon pengantin dan keluarga cuma bener bener jadi wayang seharian kkk..siapa dalangnya? si WO pastinya..

Saya sendiri pakai WO, padahal saya bukan orang yang sibuk juga bukan orang yang kaya kkk, maka dari itu saya cuma pakai WO pada pengaturan waktu resepsi saja. Itupun dengan melewati perseteruan hebat dengan ibu tercinta. karena satu dan lain hal Ibu ngotot gak mau pake WO, padahal kemarin sudah instruksi saya diminta sms ibu Danny (bosnya WO pengantin Production, WO ini akan dibahas di tulisan saya berikutnya) untuk pakai WO beliau, kalau tidak jadi sama sekali kan agak gak enak hati, jadi akhirnya kami sepakati untuk pakai WO meskipun hanya pada resepsi)

Alasan saya ngotot pake WO:

1. menangani acara  pernikahan kita lebih profesional

berdasarkan pengalaman saya mengikuti pernikahan sodara sepupu, kalau di serahkan    keluarga murni sebagai panitia sorry to say, mereka rasanya kurang bertanggung jawab dan sibuk sendiri, kadang suka malah foto2 ga jelas sama keluarganya sendiri (mungkin dandan gratis kali ye..haha) kalau diambil WO mereka lebih profesional menjalankan tanggung jawabnya, karena memang dibayar untuk itu, misal pasang tenda or dekornya kurang rapi, mereka bisa kontrol semua dengan teliti dan se perfect mungkin so thats why I prefer for using WO, just for ketentraman aja sih..meskipun akhirnya saya juga mesti mengalah tidak pakai WO di acara adat dirumah, of course i feel insecure, tapi ya sudahah, meskipun kita juga ikut andil budget but we must realize from the beginning that your wedding is not YOUR OWN WEDDING, so just accept, happy or not!!

2. Acara lebih tertata rapi

Terbanyang ga si waktu menikah ada petugas yang pake walkie talkie ngatur jalannya pernikahan kita?? keren ga sih…hahaha sebenernya itu impian saya dari kecil, kesannya ga semrawut, karena ada dalam satu komando yaitu WO, but kalo kita ga pake WO, misal si pakde A jadi koordinator yang mengomandoi acara, apakah bisa dijamin si budhe B, pakdhe C, bulik D akan follow his command??hmmmm i dont think so, karena apa? karena kita sodara!!! sudah jadi kodratnya kalo sesama sodara itu saling menggampangkan, ah si pakde ini aja, gapapalah begini, or ah mosok begitu yang bener begini, semua saling bertidak sesuai kemauannya sendiri-sendiri…so tidak ada satu kesatuan komando yang akhirnya tidak lain tidak bukan bakalan ga rapi dan ga ter koordinir (meskipun dalam rapat pasti sudah terkesan matang dan terkoordinir), but thats the fact!!

So the conclution  we need WO or not is tergantung kitanya, tergantung budgetnya, tergantung ORANGTUA hehehe..

love

-uwingy-

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s